Dan barangsiapa yang menyelisihi al-Kitab dan as-Sunnah, maka dia adalah penganut bid’ah, meskipun ilmu dan kitabnya banyak.” (lihat Da’a’im Minhaj Nubuwwah, hal. 163)[/su_quote] [su_quote]Syaikhul Islam Abul ‘Abbas al-Harrani rahimahullah berkata, “Simpul pokok ajaran agama ada dua: kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah Munculnya pemikiran Murji’ah ini telah menyebabkan banyak hukum-hukum Islam menjadi hilang, sehingga menjadi penyebab hilangnya syari’at. Pemikiran mereka juga telah merusak keindahan Islam, sehingga menjadi penyebab manusia berpaling dan tidak mengagungkan syari’at [18] Demikian sebagian dampak buruk bid’ah secara umum, dan Murji`ah Risalah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, K.H Hasyim Asy’ari menjelaskan pengertian bid’ah dengan merujuk pada kitab , bahwa bid’ah, “Secara syari’at adalah memperbarui perkara dalam agama yang menyerupai ajaran agama itu sendiri padahal bukan bagian dari agama baik bentuk maupun hakikatnya” Dalam pengertian ini, K.H Hasyim Asy’ari Memahami Konsep Sunnah dan Bid’ah. B. KOMPETENSI DASAR 2.1. Mendiskripsikan definisi Sunnah dan Bid’ah 2.2. Mendiskripsikan perbedaan Sunnah dan Bid’ah C. INDIKATOR Menjelaskan sejarah timbulnya firqah dalam Islam 1. Menjelaskan pengertian Sunnah dan Bid’ah 2. Menbedakan antara Sunnah dan Bid’ah 3. 1. Untuk dapat mengetahui pengertian tentang sunah dan bid’ah. 2. Untuk memahami tentang apa saja sunah dan bid’ah. 3. Untuk dapat membedakan macam-macam sunah dan bid’ah. 4. Untuk mengetahui kedudukan Sunnah dalam hukum. 2 BAB II PEMBAHASAN. 2.1 Pengertian Sunah dan Bid'ah. 1. zZAHG.

pertanyaan tentang sunnah dan bid ah